Zonetemplates

Ads

Zonetemplates
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
0

Acer Hadirkan Laptop Chomebook C7

Written By Informasidetail on Jumat, 28 Desember 2012 | 06.26

TAIPEI - Chromebook adalah laptop dengan sistem operasi Google Chrome OS yang berbasis Linux. Setelah lebih dari setahun lalu diperkenalkan, kini hadir Chromebook baru garapan Acer.

Dilansir dari Wired, Selasa (13/11/2012), Acer mengumumkan Chromebook C7 yang dibanderol dengan harga terjangkau. Laptop yang mengadopsi sistem operasi besutan Google ini dilepas dengan harga USD200 atau sekira Rp1,9 juta.

Laptop ini memang dibanderol murah, namun selain itu juga mengalami penyesuaian karena daya tahan baterainya hanya 3,5 jam.

Dalam keadaan tertutup, Chromebook C7 ini memiliki ketebalan satu inci dan bobot 1,3 kilogram. Layarnya memiliki ukuran 11,7 inci dan memiliki kamera 1,3 megapiksel.

Di bagian dalamnya, Chromebook C7 dibekali prosesor Intel Celeron 847 dual core 1,1GHz dan RAM 2GB. Selain itu juga terdapat tiga port USB serta satu port HDMI.

Berbeda dengan Chromebook versi sebelumnya yang menggunakan solid state drive dengan kapasitas kecil, C7 menggunakan sebuah harddisk yang berukuran 320GB. Seperti halnya pada Samsung Chromebook, C7 besutan Acer ini juga hadir dengan penyimpanan clod Google Drive seluas 100GB.
0

Acer Segera Garap Smartphone Jelly Bean

TAIPEI - Acer dikabarkan berencana menghadirkan sistem operasi Android Jelly Bean ke dalam smartphone besutannya. Kabar itu muncul berselang beberapa waktu setelah vendor asal Taiwan tersebut meluncurkan Android 4.1 untuk tablet Iconia Tab A110.

Dilansir dari TechRadar, Senin (17/12/2012), mereka telah merilis beberapa smartphone sebelumnya. Namun, smartphone tersebut masih menggunakna sistem operasi Android Ice Cream Sandwich.

Sayangnya sampai saat ini belum ada informasi mengenai kapan perangkat genggam tersebut akan dirilis. Informasi mengenai harga pun belum tersedia.

Smartphone bernama V360 itu akan hadir dalam pilihan warna hitam serta putih. Layarnya akan menggunakan ukuran 4,5 inci dengan resolusi 960 x 540.Sebagai tambahan.

V360 dibekali dengan dapur pacu berupa prosesor dual core 1GB, kamera utama 5 megapiksel, dan sebuah kamera hadap depan untuk melakukan penggilan video. Sedangkan untuk soal konektivitas, Acer membekalinya dengan koneksi ke jaringan 3G.
0

Acer Iconia B1 Bakal Dibanderol Rp900 Ribuan?

TAIPEI - Produsen perangkat tablet asal Taiwan, Acer, kabarnya berencana meluncurkan tablet 7 inci yang mengedepankan sisi "ramah kantong" untuk para pembelinya. Konon, tablet Acer Iconia B1 yang beredar Maret 2013 akan diljual dengan harga USD99 atau sekira Rp900 ribuan.

Dilansir International Business Times, Senin (24/12/2012), menurut website SlashGear, Acer berencana mengumumkan tablet Iconia B1 sekira Januari tahun depan di perhelatan Consumer Electronics Show di Las Vegas, Amerika Serikat. Selain itu, rumor juga menyebutkan bahwa Acer akan menampilkan tablet termurah ciptaannya di event Mobile World Congress pada Februari 2013 di Barcelona.

Sumber juga mengatakan bahwa tablet Acer itu akan berjalan di sistem operasi Android terbaru, Jelly Bean. Pasar gadget di 2013 kabarnya akan diramaikan dengan berbagai macam tablet yang dibanderol murah.

Tablet dengan harga rendah ini mulai dari USD120 sampai dengan USD250. Acer pun tampaknya tak mau kalah dengan kompetitornya yang dikenal memproduksi tablet harga terjangkau seperti Google Nexus serta Amazon Kindle Fire.

Laporan juga menyarankan bahwa terdapat perang harga di antara para produsen tablet yang muncul di 2013. Bahkan, telah diprediksi pesona tablet akan mengungguli penggunaan notebook.

Bocoran spesifikasi Acer Iconia B1 menyebutkan bahwa tablet anyar ini mengusung layar 7 inci dengan resolusi 1022 x 600 pixel. Mengadopsi prosesor MediaTek 1.2GHz, tablet Acer terbaru ini juga tampil dengan memori RAM 512MB, prosesor grafis PowerVR SGX 531, storage 8GB, dukungan microSD.

Fitur lainnya seperti GPS, Bluetooth v4.0, serta Wi-Fi juga disematkan pada tablet tersebut.
0

Android Jelly Bean Sambangi Xperia T

TOKYO - Android Jelly Bean kini semakin banyak hadir di berbagai smartphone. Kabar terbaru, smartphone Android unggulan Sony, Xperia T telah mendapatkan pembaharuan Android 4.1.2 Jelly Bean. Dilansir dari Softpedia, Rabu (26/12/2012), smartphone ini yang pertama kali hadir dengan Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Pembaharuan Jelly Bean bisa dicicipi di versi internasional Xperia T, LT30p dan AT&T di Amerika Serikat (Xperia TL LT30at).

 Selain itu, pembaharuan ini juga termasuk peningkatan daya tahan baterai dan fitur Project Butter. Xperia T yang mengusung layar 4,55 inci ini memiliki kamera utama 13 megapiksel dan kamera depan 1,3 megapiksel. Smartphone ini juga diperkuat dengan dapur pacu prosesor Snapdragon dual-core Krait 1.5 GHz, memori internal 16 GB, RAM 1 GB, dan tersedia slot microSD dengan kapasitas hingga 32GB.
0

Xperia X, Smartphone "Empat Otak" dari Sony

Xperia X, Smartphone "Empat Otak" dari Sony - CALIFORNIA - Setelah kabar yang menyebut bahwa Sony akan meluncurkan smartphone pamungkasnya, yakni Yuga/Xperia Z, kabar terbaru mengungkap salah satu smartphone yang akan mengisi jajaran produk "empat otak" dari Sony, yang dikenal sebagai Odin akan diluncurkan dengan nama Xperia X.

Dilansir dari Sofpedia, Jumat (28/12/2012), perusahaan asal Jepang itu diharapkan akan menjelaskan kabar yang telah lama beredar dengan meluncurkan smartphone Xperia X dengan model L35h pada awal 2013.

Perangkat ini dikabarkan akan menemani perangkat besutan Sony lainnya yakni Yuga atau Xperia Z yang diaharapkan meluncur pada waktu yang bersamaan dengan Xperia X. Meski Xperia Z hanya dikeluarkan untuk pasar Jepang, China, dan Taiwan, namun Xperia X akan meluncur untuk pasar internasional.

Xperia Z sendiri mengusung layar 5 inci 1080 Full HD IPS, dan ditenagai prosesor quad-core Snapdragon S4 Pro 1.5GHZ. Berjalan dengan sistem operasi Androi 4.1 Jelly Bean, smartphone ini juga dikemas dengan RAM 2GB dan kamera belakang 13 megapiksel.
0

VivoBook S200, Tampil Premium Harga Terjangkau

VivoBook S200, Tampil Premium Harga Terjangkau - Asus VivoBook S200 merupakan notebook Windows 8 yang dibanderol dengan harga cukup terjangkau di kisaran Rp4,9 juta. Notebook tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti mengetik dan menjalankan konten mutimedia dengan fitur tambahan berupa layar sentuh.

Namun ketika mencobanya pertama kali, Okezone merasakan sebuah dilema sekaligus inovasi. Terbesit pertanyaan seberapa bergunakah sebuah layar sentuh bila disematkan ke dalam notebook. Setelah mencicipi komputer jinjing itu selama beberapa hari, Okezone menyimpulkan VivoBook S200 layak dicoba pengguna, dengan catatan kekurangan dan kelebihan yang dimilikinya.


Desain

Bila sudah pernah mengenal Zenbook besutan Asus, pengguna yang melirik Vivo Book pasti akan merasa akrab. Pasalnya Vivo Book S200 memang menerapkan desain serupa, namun minus garis melingkar yang menghiasi cover Zenbook.

Cover komputer jinjing  ini menggunakan bahan polished aluminum dengan logo Asus di bagian tengah. Penggunaan bahan aluminum membuat Vivo Book tampil dengan cita rasa mewah, meski ukuran harga komputer jinjing tersebut masih cukup terjangkau.

Tubuh Vivo Book termasuk ramping dengan ketebalan hanya 2,17 centimeter. Bobotnya 1,3 kilogram sudah tepat untuk ukuran 11,6 inci yang mempertimbangkan kemudahan menjinjing. Setidaknya punggung yang menggendongnya tidak akan terlalu cepat pegal.

Bila melirik ke sisi kanan Vivo Book, pengguna akan menemukan empat buah port konektivitas, yaitu VGA, slot MMC/SD, USB3.0 dan jack audio 3,5 milimeter. Sedangkan di sisi kiri terdapat port pengisian daya, HDMI, LAN, dua USB2.0 dan slot untuk memasang kunci.

Lubang pembuangan panas disematkan Asus ke bagian belakang Vivo Book, tepatnya di sela-sela lipatan layar dan bodi. Sementara untuk lubang penghasil suara disematkan di sisi kanan dan kiri komputer jinjing tersebut. Sayangnya baterai komputer jinjing ini dibuat unibody, sehingga pengguna tidak mudah untuk menggantinya.

Namun soal baterai ini tidak perlu dipusingkan, karena jika menggantinya dengan baterai yang memiliki cell lebih besar pun malah akan menambah bobot dan mengurangi kenyamanan saat menggendongnya.

Kinerja

Urusan kinerja Vivo Book tidak perlu dikhawatirkan. Setidaknya dengan adanya otak berupa Intel Core i3 1,8GHz dan RAM 4GB, segala kebutuhan komputasi sehari-hari sudah dapat terpenuhi. Ruang penyimpanan seluas 500GB yang disematkan di dalamnya tidak kurang banyak jika digunakan menyimpan data sehari-hari penggunanya. Permainan game sederhana, musik, memutar video HD maupun mengetik pekerjaan sehari-hari dapat dilakukan dengan mulus tanpa kendala.

Sayangnya, jika Anda penggemar game 3D, Vivo Book ini tidak dapat menjanjikan banyak hal. Di dalamnya hanya disematkan kartu grafis  Intel HD Graphics 4000 yang cukup untuk mendukung tampilan gambar, video dan game sederhana dengan mulus.

Layar berupa panel TN yang digunakan pun tidak terasa menyakiti mata. Kontras warna terjaga dengan apik ketika digunakan untuk menonton film. Selain itu sentuhan tangan direspon dengan baik.

Fitur sentuhan tampaknya tidak begitu berarti selain sebagai cara tambahan dalam navigasi komputer jinjing. Tapi bukan berarti fitur ini tidak bermanfaat. Dengan respon layar sentuh yang mulus, Okezone merasakan fitur tersebut memberikan kenyamanan lebih saat komputer jinjing digunakan untuk membaca dokumen atau buku. Terutama dalam hal navigasi atau scrolling halaman demi halaman dan soal perbesaran serta perkecilan tampilan layar yang menjadi lebih mudah.

Okezone pun mencobanya menggunakan game klasik Civilization IV: Beyond the Warlords dan menyetelnya pada spesifikasi grafis tertinggi. Hasilnya, game tetap bisa berjalan dengan mulus bahkan ketika peta dunia telah terbuka seluruhnya dan pasukan yang digunakan semakin banyak.

Sayangnya jika digunakan bermain game tersebut, baterai Vivo Book S200 hanya mampu bertahan sekira 2 jam 20 menit. Sementara itu, jika digunakan untuk pekerjaan mengetik dan menjelajah internet bisa bertahan sampai sekira 5 jam. Dalam keadaan standby, baterai bisa bertahan sampai 2 pekan.

Penggunaan selama lebih dari 2 jam juga membuat bagian bawah komputer jinjing ini menjadi cukup panas. Meskipun tidak sampai menjadi gangguan parah, panasnya cukup untuk membuat pengguna merasa kurang nyaman jika meletakkannya di atas pangkuan dalam waktu lama.

Satu lagi yang perlu menjadi pertimbangan tentu soal suara. Dan ternyata hal ini bukan faktor yang perlu memicu kekhawatiran pengguna Vivo Book S200. Jeleknya, suara yang dihasilkan oleh speaker bawaan komputer jinjing ini memang tidak bisa dikatakan nyaring. Kelebihannya, teknologi Sonic Master besutan Asus menghasilkan suara yang cukup presisi dan nyaman di telinga. Suara memang cenderung trebble, namun terdengar stabil.

Akhir kata, komputer jinjing Vivo Book S200 ini tergolong biasa saja. Namun harga yang ditawarkan di kisaran Rp4,9 juta menjadi tidak percuma karena desain yang premium, layar sentuh dan trackpad yang responsif, serta kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan mengetik, video atau musik sehari-hari.

Kekurangan yang terasa ada dalam hal kinerja baterai, keterbatasan sudut pandang layar TN serta bobot. Sudut pandang layar yang terbatas membuat pengguna mesti menyesuaikan ulang letak layar jika berubah posisi. Mestinya komputer jinjing ini masih bisa dibuat lebih ringan dengan daya tahan baterai yang lebih lama. (yhw)
 
Support : Zone Template | Go Go Blog Maker
Copyright © 2011. Dapur Template Gallery Style - All Rights Reserved
Template by Dapur Tutorial Blogspot | Publisher :Zonetemplates
Proudly powered by Blogger